« Home | silsilah iman kpd hari akhir -6- » | silsilah iman kpd hari akhir -5- » | silsilah iman kpd hari akhir -4- » | Silsilah Iman Kepada Hari Akhir ( 1 ) » | Rindu Baitullah -2- » | SILSILAH IMAN KEPADA HARI AKHIR ( -3- ) » | silsilah iman kpd hari akhir ( 2 ) » | Rindu Baitullah » | fikih wanita bab puasa » | 10 Bulan Asiya »

Silsilah Iman Kepada Hari Akhir -7-

SILSILAH IMAN KEPADA HARI AKHIR -7-

KEDAHSYATAN HARI QIYAMAT
Dalil yang menunjukkan dahsyatnya hari qiyamat yaitu:
Allah menyifatinya dengan hari yang sangat agung dan dahsyat. Cukuplah hal itu sebagai bukti bagi kita, hamba-hambaNya. Tidakkah orang-orang itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, (4) pada suatu hari yang besar, (5) [yaitu] hari [ketika] manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam? (6) (Al Mutaffifin: 4-6)
ketakutan akan menimpa manusia pada hari itu sehingga wanita yang sedang menyusui ketakutan hingga melemparkan bayinya, wanita yang hamil keguguran.. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar [dahsyat]. (1) [Ingatlah] pada hari [ketika] kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat keras. (2) (Al Hajj:1-2).
Dan janganlah sekali-kali kamu [Muhammad] mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata [mereka] terbelalak. (42) mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong. (43) (surat Ibrahim)
terputusnya hubungan nasab pada hari qiyamat. Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu dan tidak ada pula mereka saling bertanya. (101) (Al Mukminun)
orang-orang kafir bersedia mengorbankan semuanya demi terbebas diri dari siksa. Dan kalau setiap diri yang zalim [musyrik] itu mempunyai segala apa yang ada di bumi ini, tentu dia menebus dirinya dengan itu….(Yunus :54)
hal lain yang menunjukkan kedahsyatan hari qiyamat yaitu panjangnya hari itu. Malaikat-malaikat dan Jibril naik [menghadap] kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun. (4) Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik. (5) Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh [mustahil]. (6) Sedangkan kami memandangnya dekat [pasti terjadi]. (7) (Al Maarij : 4-7)

SEBAGIAN KEJADIAN TENTANG DAHSYATNYA HARI QIYAMAT
Bumi Tergenggam, dan Langit tergulung. Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan. (67) (Az Zumar).
[Yaitu] pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya. (104) (Al Anbiya)
Bumi dan Gunung diangkat dan dibenturkan satu sama lain. Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup (13) dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur. (14) Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat,(15) (Al Haqqah)
Laut diluapkan dan dipanaskan. dan apabila lautan dijadikan meluap, (3) (Al Infitar). dan apabila lautan dipanaskan, (6) (At Takwir).
Matahari digulung dan Bintarng-bintang digugurkan. Apabila matahari digulung, (1) dan apabila bintang-bintang berjatuhan, (2) (At Takwir)

KEADAAN MANUSIA PADA HARI QIYAMAT
KEADAAN KAUM KAFIR
Mereka terhina, putus asa dan menyesal. Disifati dalam Al Qur'an bahwa mereka keluar dari kuburnya seraya tergesa-gesa dalam kondisi hina dina, pandangan mereka tidak terkedip karena ketakutan, mereka juga mengakata: "inilah hari yang sangat payah".
amalan mereka menjadi sia-sia. Amalan-amalan kaum kafir terbagi dua. Bagian pertama: amalan kerusakan, kedholiman di dunia, maka amalan ini adalah amalan yang batil yang tidak ada pahalanya ataupun kebaikan sama sekali. Bagian kedua: amalan-amalan yang dalam pandangan mereka baik dan bias menyelamatkan dari siksa Allah, seperti sedekah, menolong orang kesusahan dll. Maka amalan-amalan ini diserupakan oleh Allah seperti halnya fatamorgana. Dan orang-orang yang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan di dapatinya [ketetapan] Allah di sisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya (39) (An Nuur)
penduduk neraka saling berbantah-bantahan. Penyembah dan yang disembah, pengikut kesesesatan dan pemimpinnya, orang-orang yang lemah dan para raja, orang kafir dan temannya syetan, anggota badan dan si pemiliknya, mereka saling salah menyalahkan dan berbantah-bantahan.
KONDISI KAUM MUKMININ YANG MELAKUKAN MAKSIYAT
Sebagian kaum mukminin ada yang melakukan dosa dan maksiyat, hal ini juga akan menyebabkan kesulitan dan kepayahan dalam menghadapi kedahsyatan hari qiyamat.
orang-orang yang tidak membayar zakat. Hartanya akan menjadi ular berbisa dengan mata hitam legam yang akan menggulungkan badannya ke leher orang yang tidak membayar zakat. (lihat Ali Imran 180), dalam surat At Taubah ayat 34-35 disebutkan kondisi yang lain lagi, bahwa harta tersebut akan didatangkan dan dijadikan lembaran-lembaran api yang akan menyiksanya.
orang-orang yang sombong, ghurur dan takabbur. "orang-orang yang sombong pada hari qiyamat akan digiring sedangkan mereka seperti halnya atom dalam bentuk manusia, mereka diliputi kehinaan dari tiap arah" (Misykat Masabih no 5112)
dosa dan maksiyat dimana Allah tidak akan berbicara kepada pelakunya ataupun Allah tidak akan menyucikannya bahkan Allah tidak akan melihatnya. Diantara dosa-dosa tersebut yaitu orang-orang yang berilmu yang menyembunyikan ilmunya (lihat Al Baqarah: 174-175), orang-orang yang tidak menepati janjinya terhadap Allah ataupun orang yang bersumpah palsu (lihat Ali Imran: 77), orang-orang yang sudah tua tapi berzina, raja yang pembohong, orang fakir yang takabbur, pendurhaka kepada orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, seorang suami yang tidak punya rasa cemburu terhadap istrinya dan keluarganya, seorang yang bersetubuh lewat dubur, orang yang berjalan dengan buju yang bagus karena sombong.
orang-orang kaya yang menikmati dunia dan mereka meresa tenang kepada dunia, mereka akan mendapatkan kepayahan pada hari qiyamat. Orang-orang yang memperbanyak kenyangnya di dunia, maka rasa laparnya akan diperpanjang pada hari qiyamat. Orang-orang yang berharta banyak, dan menikmati kenikmatan duniawi semata tanpa membayarnya dalam hal kebaikan, maka pahala mereka sedikit sekali.
penghianat. Orang yang penghianat akan mempunyai bendera yang bias dilihat semua makhluk, dan dikatakan kepada mreka ini khianat fulun bin fulan.
al ghulul. Orang yang berghulul akan didatangkan harta tersebut dan ia akan menggendongnya dan ia akan tersiksa karena beratnya, ketakutan dan terhina.
orang bermuka dua, mereka akan mempunyai lisan dari api pada hari kiyamat.
para penguasa yang menutup diri, tidak memenuhi kebutuhan rakyatnya, maka Allah akan menutup diri darinya.
orang yang meminta-minta sedang mereka sebenarnya mempunyai kecukupan, mereka akan dibangkitkan pada hari kiyamat sedangkan dimukanya terdapat luka-luka.
orang yang meludah ke arah kiblat, ludahnya akan didatangkan pada hari kiyamat di antara dua matanya.

KONDISI KAUM MUTTAQIN
Mereka diberikan rasa aman ketika manusia sedang ketakutan.
orang-orang yang diberi naungan oleh Allah dihari yang tiada naungan kecuali naungan Allah. Diantarnya: penguasa yang adil, seorang pemudia yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah, orang-orang yang memakmurkan masjid, orang-orang yang saling mencintai karena Allah, orang-orang yang ketika ditimpa fitnah perempuan mereka berkata: aku takut kepada Allah, orang-orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, orang-orang yang menangis takut kepad Allah, orang yang memberikan jangka waktu untuk membayar hunting kepada yang sedang kesulitan atau membebaskan hutangnya….dll.
orang-orang yang berjalan dalam rangka memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan membebaskan kesulitannya pada hari kiyamat.
orang-orang yang memudahkan orang yang kesusahan, maka Allah akan memudahkannya.
pemimpin yang adil akan berada di mimbar dari cahaya.
orang yang mati syahid dan murabit, mereka diberikan rasa aman oleh Allah.
orang yang menahan amarahnya sedang dia sanggup untuk meluapkannya, Allah menyediakan baginya bidadari, dan ia dibolehkan untuk memilihnya.
membebaskan hamba sahaya muslimah, maka Allah akan membebaskan dari setiap anggota tubuh hamba sahaya itu, anggota tubuh si pembebas dari neraka.
para muadzin adalah orang yang terpanjang lehernya (lebih dekat dengan rahmat Allah),
orang tua hingga putih rambutnya yang meninggal dalam keislaman maka rambut putihnya akan menjadi cahaya pada qiyamat.
keutamaan orang yang berwudhu, mereka akan bercahaya pada hari qiyamat.

1 Responses to “Silsilah Iman Kepada Hari Akhir -7-”

  1. # Blogger Shankar Mudaliar

    u r blog very good see my cilcks my blog www.bharatcinemaonline.com  

Post a Comment

Links to this post

Create a Link



www.flickr.com

© 2006 ummi asiya | Blogger Templates by GeckoandFly| diutak-atil olehabi asiya .