« Home | wasiat buat wanita muslimah » | Pengajian Ibu2 Khoirunnisa :) » | pic » | » | coba coba lagi :) » | test »

ibumu...ibumu...ibumu...

kisah seseorang yang insyaAllah kita bisa mengambil pelajaran darinya...

dia menceritakan tentang dirinya sendiri..
ibuku adalah seorang perempuan sederhana dengan mata sebelah. karena yang satunya telah buta. karena kebutaannya aku menjadi malu jika orang tau bahwa dia adalah ibuku. ibuku kerja sebagai tukang masak di kantin sekolahku. sewaktu aku sedang belajar di sekolahku, ibuku datang untuk menyapaku. sudah kuduga, teman2ku pada mentertawakanku dan menghinaku seraya berkata: ibumu bermata sebelah.. semua pada mentertawakanku sehingga aku menjadi marah besar pada ibuku. begitu sampai rumah tanpa aku pikir sama sekali, ibuku langsung aku labrak:"kenapa kau berani memalukanku di depan teman2ku, seandainya kau meninggal itu lebih baik bagiku"..pada waktu itu, aku benar2 marah, semua kalimat keluar tanpa ku pikir dahulu.. sampai2 aku bertanya juga: "kenapa kau bermata sebelah?!"..tak ada jawaban apa2.. dia hanya diam..
dalam hati aku berjanji, aku harus jauh darinya supaya tidak jadi bahan ejekan dan bahan tawaan orang. benar, karena kerajinan dan kepandaianku, akhirnya aku mendapat bea siswa untuk melanjutkan sekolah di singapura.
di sana, aku belajar sampai berhasil, dan aku menikah di sana juga. beberapa lama kemudian, istriku melahirkan, dan kami diberi dua anak yang lucu2. suatu ketika ibuku datang ke singapura menengokku, ketika dia sampai pintu, anak2ku yang melihatnya pada awalnya ketakutan, tetapi setelah itu malah pada tertawa karena melihat seorang perempuan bermata satu. mereka tidak tau bahwa itu neneknya. lalu tanpa pikir panjang aku mengusirnya, dan memaki2nya karena dia telah membuat takut anakku. ia tidak marah, malahan ia berkata: maaf, mungkin aku salah alamat. lantas ia pergi.

suatu ketika almamater sekolahku dulu mengundangku serta ibuku untuk menghadiri reoni. lalu aku bilang ke istriku, bahwa aku akan pergi dalam rangka dines kerja untuk beberapa hari. aku datang ke reuni tersebut, tetapi aku tidak mendapatkan ibuku di sana.
lalu aku pergi ke rumahku yang dulu, rumah ibuku, tetapi aku tidak menemukannya. aku bertanya ke tetangga, mereka mengabariku bahwa ibuku telah WAFAT. tanpa rasa sedih ataupun rasa menyesal, bahkan tak ada setetes air mata mengalir. tetanggaku memberikan surat untukku. ternyata surat itu dari ibuku. isinya:

anakku tersayang, sungguh aku selalu memikirkanmu. maafkan aku, karena aku telah membuatmu malu beberapa kali, aku telah mencarimu di singapura dan membuat anak2mu takut, sekali lagi maafkan aku.
anakku, dulu ketika kau masih kecil, kau terkena kecelakaan sehingga menyebabkanmu kehilangan satu mata.
sedih.. sebagaimana ibu2 pada umumnya yang mencintai anak2nya, aku merelakan satu mataku untuk dipasang di wajahmu. akhirnya, kau bisa melihat lagi, betapa senangnya aku waktu itu...walaupun aku kehilangan satu mata... aku tidak ingin kau merasa malu karena kau punya satu mata saja jika kau besar, aku tidak ingin teman2mu menertawakanmu nntinya...

wid love..ibumu...

3 Responses to “ibumu...ibumu...ibumu...”

  1. # Blogger Sandi

    Subhanalloh Fa, menyentuh sekali ceritanya. Ya Alloh, titip Ummiku sayang, cintai beliau, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakannya. Ampuni segala dosa-dosanya. Sayangilah beliau sebagaimana beliau menyayangiku selagi aku kecil. (Erna)  

  2. # Anonymous Anonymous

    Assalamualaykum wr.wb

    Ya Allah SWT, jauhkanlah hamba dari sifat durhaka terhadap orang tua, jadikan hamba selalu menyanyangi kedua orang tua hamba, ampunilah orang tuaku, dan sayangilah mereka, jagalah mereka selalu ya Allah SWT

    wassalam,
    mbak diah
    http://mbak-diah.blogspot.com  

  3. # Blogger Agus Kurniawan

    Assalamualaykum wr.wb
    Subhanallah..membaca cerita ini hatiku menangis teringat ibuku yg telah meninggal.  

Post a Comment



www.flickr.com

© 2006 ummi asiya | Blogger Templates by GeckoandFly| diutak-atil olehabi asiya .